25 Mei, 2009

Guardian Angel - First page

Guardian Angel

Malaikat pelindung, aku mengenal perkataan itu sekitar 7 tahun yang lalu. Saat itu salah seorang Sahabatku di bangku SMU mengirimkan sebuah email singkat tetapi mampu menggetarkan hatiku. Bunyinya seperti ini : God always give guardian angel for everybody in this life, and for me you are my guardian angel. Wuihh, rasanya hebat sekali, bangga disertai haru meyelimutiku saat itu. Tidak menyangka kebersamaan kami kala di bangku SMU dimaknai seperti itu. Sejak saat itu aku menyukai kata-kata Guardian Angel. tetapi belum pernah aku memberikan julukan guardian angel kepada siapapun ,sampai akhirnya aku mengenal seseorang, seseorang yang akhirnya aku memberikan julukan Guardian Angel padanya. Layak kah?? Mungkin saat ini aku bisa dengan besar hati menyatakan mungkin aku telah salah orang, salah memberikan julukan itu padanya. Seseorang itu telah menorehkan luka yang sampai sekarang akupun belum bisa memaafkannya. Seseorang itu adalah Guardian Angelku, yang telah pergi, Seseorang itu adalah seseoarang dalam cerita kehidupanku yang lalu..

September 2003
Untuk pertama kalinya aku mengenalnya dalam sebuah acara organisasi universitas. karena saat itu aku adalah anggota baru dalam organisasi itu. tidak ada kesan saat itu, semuanya biasa aja. aku menggangap dia sebagai abang stambuk, ya hanya begitu saja sekelumit yang kutau tentangnya.

Maret 2006
ternyata kegiatan organisasi itu berdampak banyak pada hubungan antara aku dan dia. sejak terpilih menjadi pengurus di salah satu buletin organisasi, akupun menjadi dekat dengannya. karena kebetulan dia ahli dalam bidang media dan juga mahir menggunakan program photoshop. Akupun mulai menjalani hari-hari dengannya.
Disaat yang bersamaan kala itu aku baru saja patah hati oleh seseorang yang sebelumnya amat teramat dekat denganku. akhirnya dia datang dengan tangan terbuka. Dia adalah sosok yang baik sekali saat itu bagiku. dia selalu hadir di saat aku membutuhkannya. Dia juga mengajarkan berbagai ha-hal baru padaku. mulai dari fotografi hingga bagaimana asyiknya makan di pinggir jalan. semuanya membuatku bisa melupakan luka ku. dia juga melindungiku dari pengaruh orang lama itu. Dia selalu ada disana,kapanpun aku butuhkan. Kami selalu bertemu di saat pulang kuliah ataupun ada waktu senggang saat kuliah,aku masi ingat saat2 dia menungguku di depan gerbang fakultasku,sampai dia juga mengajakku ke beberapa tempat di Sumatera Utara, wah rasanya senang sekali. saat itu belum ada sama sekali perasaanku terhadapnya, aku hanya menganggapnya sebagai seorang teman yang mau membantuku mengatasi rasa sakit hatiku..

lalu waktu pun berlalu,
aku mulai merasakan sesuatu tentangnya. sampai akhirnya aku memberikan julukan Guardian Angel padanya, dan dia juga senang dengan panggilan itu. Kami tetap menjalani hari-hari sebagimana biasanya, tawa dan keceriaan selalu kujalani dengannya. sampai akhirnya aku memasuki lingkungan pergaulannya.

Semuanya masih baik2 saja mulainya, dia seperti membedakanku dengan sosok2 wanita lain dalam pergaulan itu, dia selalu marah jika aku meninggalkannya tanpa sebab, dia juga ingin aku selalu menaiki motornya, bukan teman2nya yang lain, dia juga selalu mengajak ku mengikuti kegiatannya dengan teman2nya.
Sampai akhirnya, aku mengetahui banyak hal tentangnya, hal2 yang akhirnya membuatku menarik sebutan Guardian Angel darinya,.. Hal-hal yang jika aku mengingatnya saat ini, aku menyesal telah pernah mengenalnya.
Hal-hal itu......................